Soal nomor 1
Gambar berikut yang menunjukkan arah induksi magnet yang benar akibat
konduktor berarus I adalah ....
Kunci jawaban: "D"
pembahasan soal nomor 1:
Untuk mengetahui arah medan magnetik di sekitar kawat berarus, kita dapat
menggunakan kaidah tangan kanan sebagai berikut
Jika di terapkan pada soal di atas, maka arah medan magnetnya menjadi
Jika dibandingkan dengan pilihan jawaban dalam soal maka akan diketahui bahwa
arah medan magnet yang benar ditunjukkan oleh pilihan “D”
Soal nomor 2
Perhatikan gambar berikut!
Dua kawat sangat panjang yang diletakkan sejajar dengan jarak d. masing-masing
kawat mengalir arus sebesar I seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. daerah
atau titik yang memungkinkan agar medan magnetiknya sama dengan nol adalah ....
A. hanya di titik P
B. di semua titik yang terletak pada garis AA’
C. di semua titik sepanjang dua kawat
D. di semua titik yang terdapat pada lingkaran yang berjari-jari 2d dengan titik pusat
di P
E. tidak memungkinkan daerah atau titik yang medan magnetiknya sama dengan nol Kunci jawaban: "A"
pembahasan soal nomor 2:
Arah medan magnet oleh kedua kawat ditentukan dengan menggunakan kaidah
tangan kanan Jurus Jitu
Untuk menentukan arah medan magnet pada sebuah titik di sekitar kawat berarus,
perhatikan gambar (A), posisikan tangan seperti pada gambar tersebut, jempol
menunjukkan arah arus dan arahkan empat jari tersebut ke titik yang dituju, arah
medan magnet pada titik tersebut ditunjukkan dengan arah tegak lurus telapak
tangan kalian. Sehingga pada gambar di atas terlihat medan magnet pada titik-titik A,
A’, dan P seperti pada gambar (B)
Agar resultan medan magnet sama dengan nol, maka kedua medan magnet (dari
kedua kawat) harus berlawanan arah dan sama besar, hal ini dapat terjadi hanya pada
titik P
Soal nomor 3
Anggap bahwa suatu kilatan dapat di modelkan sebagai arus lurus sangat panjang.
Jika 14,4 C muatan melewati suatu titik dalam 1,60 x 10-3 s, besar medan magnetik
pada jarak tegak lurus 30 m dari kilatan petir adalah. ...
A. 7 x 10-7 T
B. 6 x 10-5 T
C. 8 x 10-4 T
D. 5 x 10-2 T
E. 2 x 10-2 T Kunci jawaban: "B"
pembahasan soal nomor 3:
Berdasarkan soal dapat diketahui
q = 14,4 C
t = 1,60 x 10-3 s
s = 30 m
μ0 = 4π x 10-7 Tm/A
Untuk menentukan besar medan magnet dapat digunakan persamaan
Dimana, kuat arus dapat ditentukan dengan cara
i = q/t
i = 14,4/1,60 x 10-3
i = 9 x 103 A
Sehingga besar medan magnetnya
Jadi besar medan magnet karena kilat tersebut adalah 6 x 10-5 T
Soal nomor 4
Ketika ke dalam solenoid yang dialiri listrik dimasukkan sebatang logam, maka
energi magnetiknya bertambah. Manakah pernyataan berikut yang benar?
A. energi magnetik berada dalam batang logam
B. permeabilitas batang logam lebih kecil daripada vakum
C. kuat medan magnet solenoid tetap
D. energi mekanik pada solenoid tidak bergantung pada jenis logam
E. energi mekanik pada solenoid bertambah karena batang logam mempengaruhi
arus listrik Kunci jawaban: "A"
pembahasan soal nomor 4:
Salah satu sifat solenoid adalah medan magnet dan energi magnetik tersebar merata
di dalam batang logam. Sementara di luar batang logam, ia bergerak sirkular sejajar
bidang selimut batang logam sehingga Energi Magnetik di luar batang adalah nol
Soal nomor 5
Dua kumparan melingkar M dan N diletakkan pada bidang yang sama dengan
pusatnya berimpitan. Kumparan M memiliki 15 lilitan, jari-jari 2 cm dan dialiri arus 3
A. Kumparan N memiliki 50 lilitan, jari-jari 6 cm. Besar dan arah arus dalam N diatur
sedemikian sehingga resultan medan magnetik pada titik pusat bersama adalah nol.
Besar arus dalam kumparan N adalah....
A. 0,8 A
B. 1,5 A
C. 1,6 A
D. 2,4 A
E. 2,7 A Kunci jawaban: "E"
pembahasan soal nomor 5:
Agar resultan medan magnet pada titik pusat bersama sama dengan nol, maka arah
arus kedua kumparan melingkar M dan N harus berlawanan arah agar arah medan
magnet pada titik pusat juga berlawanan arah seperti tampak pada gambar di bawah.
Karena medan listrik di titik pusat sama dengan nol, selain harus berlawanan arah
besar medan magnet karena kumparan M (BM) harus sama dengan besar medan
magnet karena kumparan N (BN) secara matematis dapat ditulis
Jadi agar kuat medan magnet di titik pusat sama dengan nol, kumparan N harus
dialiri arus sebesar 2,7 A
Soal nomor 6
Gambar di bawah menunjukkan kawat yang dialiri arus 4 A. dalam gambar tersebut,
garis yang ditarik dari arah arus datang dengan arah arus keluar berpotongan pada
titik pusat lingkaran secara saling tegak lurus. Bagian kawat yang melingkar berjari-
jari 2 cm. kuat medan di titik P adalah ....
A. 0,30 mT
B. 0,94 mT
C. 1,24 mT
D. 3,14 mT
E. 5,20 mT Kunci jawaban: "B"
pembahasan soal nomor 6:
Berdasarkan soal dapat diketahui
I = 4 A
r = 2 cm = 2 x 10-2 m
medan magnet di titik P dipengaruhi oleh kawat setengah lingkaran yang berarus
listrik, sehingga besarnya medan magnet pada titik P dapat ditentukan dengan
persamaan
Jadi besar medan magnet di titik P adalah 0,942 mT.
Soal nomor 7
Dua kawat masing-masing membawa arus I, ditunjukkan pada gambar berikut
Kedua kawat memanjang pada suatu garis lurus yang sangat panjang. kawat pertama
memiliki suatu loop setengah lingkaran berjari-jari a dan berpusat di titik x. Pernyataan
yang tepat bagi medan magnetik di pusat x adalah ....
A. μ0i/4a + μ0i/2πa keluar halaman kertas
B. μ0i/2a keluar halaman kertas
C. μ0i/4a + μ0i/2πa masuk halaman kertas
D. μ0i/2a + μ0i/4πa masuk halaman kertas
E. μ0i/2a - μ0i(2πa) masuk halaman kertas
Kunci jawaban: "C"
pembahasan soal nomor 7:
Medan magnetik di titik pusat x dipengaruhi oleh kawat lurus berarus listrik (yang
atas) dan kawat setengah lingkaran berarus (yang bawah) dengan menggunakan
kaidah tangan kanan seperti pada soal nomor 1, kita dapat mengetahui bahwa medan
magnet di titik x karena kawat lurus adalah masuk bidang dan karena kawat setengah
lingkaran juga masuk bidang, sehingga medan magnetik total di titik x secara
matematis dapat ditulis.
(Misalkan kawat lurus disebut dengan kawat A dan kawat setengah lingkaran disebut
dengan kawat B)
Soal nomor 8
Suatu muatan positif bergerak dengan kecepatan v sejajar lurus yang dialiri arus
listrik sebesar i seperti terlihat pada gambar,
gaya magnetik yang akan dialami oleh muatan arahnya ....
A. searah v
B. searah i
C. menuju kawat
D. menjauhi kawat
E. keluar bidang kertas Kunci jawaban: "B"
pembahasan soal nomor 8:
Gunakan kaidah tangan kanan untuk menentukan medan magnet di sekitar muatan
positif dan gaya magnetnya
Sehingga di dapatkan hasil sebagai berikut!
jadi arah gaya magnet pada muatan tersebut adalah menuju kawat
Soal nomor 9
Suatu daerah memiliki medan magnetik seragam 4 tesla, berarah ke utara. Sebuah
muatan titik positif dari 3 x 10-10 Coulomb sedang bergerak ke selatan, jika medan
magnet ini tidak ada, pada kelajuan 200 meter per sekon. gaya yang dikerjakan
muatan titik oleh medan magnet adalah ....
A. 24 x 10-8 N, utara
B. 24 x 10-8 N, selatan
C. 24 x 10-10N, timur
D. 24 x 10-10 N, barat
E. nol Kunci jawaban: "E"
pembahasan soal nomor 9:
Perhatikan bahwa medan magnet berarah ke utara dan kecepatan muatan berarah ke
selatan, sehingga sudut antara medan magnet dan kecepatan sebesar 1800. Sehingga
besar gaya yang dikerjakan pada muatan titik oleh medan magnet dapat ditentukan
dengan cara
F = Bqv sin θ
F = Bqv sin 1800 (sin 1800 = 0)
F = 0
Soal nomor 10
Sebuah partikel bermuatan berada pada jarak tertentu dari sebuah kawat panjang
berarus listrik. Partikel tersebut bergerak dengan kecepatan konstan tegak lurus
dengan medan magnetik yang berasal dari kawat berarus. Jika arus listrik pada kawat
diperbesar dua kali semula dan kecepatan partikel menjadi setengahnya, maka gaya
yang bekerja pada partikel sekarang adalah ....
A. meningkat menjadi 4 kali semula
B. meningkat menjadi 2 kali semula
C. tetap
D. menurun menjadi 2 kali semula
E. menurun menjadi 4 kali semula Kunci jawaban: "C"
pembahasan soal nomor 10:
Soal merupakan soal tipe perbandingan, dengan kondisi awal kita beri indeks “A”
dan kondisi akhir kita beri indeks “B”, sehingga berdasarkan soal dapat diketahui
IB = 2IA
vB = ½ vA
persamaan gaya Lorentz
F = Bqv (B = μ0I/2πa)
F = (μ0I/2πa)qv ... (1)
Berdasarkan persamaan (1) di atas, maka kita dapat mengetahui bahwa
Gaya Lorentz (F) sebanding dengan kuat arus (I)
Gaya Lorentz (F) sebanding dengan kecepatan (v)
Sehingga dapat ditulis persamaan perbandingannya
Jadi besar gayanya tetap
Soal nomor 11
Seutas kawat dengan panjang 100 cm membawa arus 2A dalam suatu daerah dengan
suatu medan magnet homogen yang memiliki besar 100 tesla dalam arah X. Gaya
magnetik pada kawat jika θ = 450 merupakan sudut antara kawat dan sumbu X adalah
.... (vektor k merupakan vektor satuan dalam arah sumbu Z).
A. 70,7 k N
B. 141,4 k N
C. 0 N
D. -70,7 k N
E. -141,4 k N Kunci jawaban: "E"
pembahasan soal nomor 11:
Soal di atas dapat diilustrasikan sebagai berikut
Berdasarkan gambar di atas, pertama-tama kita proyeksikan dulu kuat arus listrik
terhadap sumbu x dan sumbu y, kemudian dapat kita tuliskan medan magnet dan
kuat arus listrik sebagai besaran vektor yang memiliki vektor satuan masing-masing
seperti berikut ini
Besarnya gaya magnet dapat ditentukan dengan perkalian vektor (cross product)
antara medan magnet, kuat arus, dan panjang sebagai berikut F = IL x B F = (√2 i + √2 j) 1 x (100 i) F = (√2 i + √2 j) x (100 i) F = (- √2 . 100)k F = (- √2 . 100)k F = -141,4 k N
Soal nomor 12
Dua kawat logam P dan Q pada ruang hampa terpisah pada jarak 4 cm dan secara
berurutan membawa arus 2 A dan 5 A mengalir pada arah yang sama. jika P
dipertahankan tetap diam, sedangkan Q bebas untuk bergerak, gaya per meter yang
harus dikenakan pada Q agar tetap pada posisi yang sama bernilai sekitar ....
A. 2,5 x 10-5 N/m mendekati P
B. 2,5 x 10-5 N/m menjauhi P
C. 5 x 10-5 N/m mendekati P
D. 5 x 10-5 N/m menjauhi P
E. 7,5 x 105 N/m tegak lurus bidang yang dibentuk P dan Q Kunci jawaban: "D"
pembahasan soal nomor 12:
Soal di atas dapat diilustrasikan sebagai berikut
Berdasarkan gambar di atas, pada kawat Q akan mendapat medan magnet dari kawat
P yang arahnya masuk bidang (cross) sehingga timbul gaya magnet pada kawat Q
karena kawat P sebesar FQP yang arahnya mendekati kawat P. sehingga gaya yang
mampu menahan kawat Q agar tetap diam pada posisinya harus berlawanan arah
dengan gaya FQP dan sama besar.
Arah gaya luar (FL) ini adalah menjauhi kawat P (perhatikan pilihan jawaban B dan
D), sedangkan besarnya gaya luar permeter dapat ditentukan dengan cara
jadi besar gaya permeter yang dibutuhkan untuk menahan kawat Q untuk tetap pada
posisinya sebesar 5 x 10-5 N/m
Soal nomor 13
Kumparan kawat P memiliki 10 lilitan dan kumparan kawat Q memiliki 30 lilitan
diletakkan sepusat. Gambar berikut menunjukkan kedua kumparan tampak dari atas.
Kumparan P berjari-jari 5 cm dan kumparan Q berjari-jari 20 cm. kuat arus yang
mengalir pada kumparan Q adalah iQ = 20 A, dan resultan kuat magnet di pusat
lingkaran adalah nol. Berapakah kuat arus yang mengalir di kawat P (iP) ?
A. 15 A
B. 20 A
C. 25 A
D. 30 A
E. 35 A Kunci jawaban: "A"
pembahasan soal nomor 13:
Agar kuat medan magnet di pusat sama dengan nol, maka besar kuat medan magnet
karena kawat P harus sama dengan besar medan magnet karena kawat Q, sehingga
secara matematis dapat ditulis.
Jadi besar kuat arus pada kawat P adalah 15 A. Jurus jitu:
Untuk mengerjakan soal perbandingan, satuannya tidak harus diubah menjadi SI,
tapi yang penting satuan yang digunakan harus sama. dalam soal ini saya
menggunakan satuan jari-jari lingkaran dalam “cm” tidak saya ubah menjadi “m”
Soal nomor 14
Perhatikan gambar berikut!
Dua kawat lurus sejajar berarus listrik i1 = 2A dan i2 = 3A terpisah pada jarak a seperti gambar.
Sebuah kawat penghantar lurus yang lain (3) berarus listrik akan diletakkan di sekitar kedua
kawat sehingga kawat tidak mengalami gaya magnetik. Kawat (3) tersebut harus diletakkan
pada jarak ....
A. 0,5 a di kiri kawat (1)
B. a di kiri kawat (1)
C. 2 a di kiri kawat (1)
D. a di kanan kawat (2)
E. 2 a di kanan kawat (2) Kunci jawaban: "C"
pembahasan soal nomor 14:
Tips:
Karena I2 > I1, maka F2 > F1sehingga agar tidak mendapat gaya magnetik dari kedua kawat
maka kawat ketiga harus diletakkan lebih dekat dengan kawat (1) daripada kawat (2). (gaya
magnetik sebanding dengan kuat arus dan berbanding terbalik dengan jarak).
Dari semua pilihan jawaban yang tersedia hanya pilihan A, B, dan C yang sesuai. Jarak kawat
ketiga dari kawat pertama dapat ditentukan dengan persamaan
Jadi jaraknya adalah 2a sebelah kiri kawat 1
Soal nomor 15
Dua kawat panjang sejajar dipisahkan sejauh d yang dialiri arus sama besar yakni I
sehingga timbul gaya magnet antara kedua kawat sebesar F. Pernyataan berikut yang
benar antara dua kawat sejajar tersebut agar gaya magnet antara kedua kawat sebesar
F adalah ....
A. kuat arus diubah menjadi 3I dan jaraknya diubah menjadi 3d
B. kuat arus diubah menjadi 3I dan jaraknya diubah menjadi 9d
C. kuat arus diubah menjadi 3I dan jaraknya diubah menjadi 6d
D. kuat arus diubah menjadi 6I dan jaraknya diubah menjadi 3d
E. kuat arus diubah menjadi 9I dan jaraknya diubah menjadi 3d Kunci jawaban: "B"
pembahasan soal nomor 15:
Soal di atas merupakan soal tipe perbandingan pada gaya magnet. Untuk
menentukan persamaan perbandingannya perhatikan persamaan gaya magnet
persatuan panjang berikut ini
Berdasarkan persamaan di atas, maka dapat diketahui bahwa F sebanding dengan I2 F berbanding terbalik dengan a
Sehingga persamaan perbandingannya dapat ditulis
Jurus jitu:
Perhatikan persamaan perbandingan diatas, terdapat faktor kuadrat pada variabel I
sedangkan pada variabel a tidak ada, hal ini menunjukkan agar gaya magnetnya tetap
maka variabel a harus dibesarkan dengan konstanta yang merupakan bilangan
kuadrat dari konstanta variabel I. Pilihan yang cocok hanya “C”. pembuktiannya
sebagai berikut
Soal nomor 16
Sebuah partikel muatan positif q dan massa m bergerak sepanjang suatu lintasan tegak
lurus terhadap suatu medan magnetik. Partikel bergerak dalam suatu lingkaran
berjari-jari R dengan frekuensi f. Besar medan magnetik adalah ....
A. mf/q
B. 2πfm/q
C. m/2πfq
D. mc/qr
E. mqf/2πR Kunci jawaban: "B"
pembahasan soal nomor 16:
Ketika partikel bermuatan bergerak membentuk lintasan lingkaran, besar gaya
magnetnya sama dengan besar gaya sentripetalnya, sehingga secara matematis dapat
ditulis.
Soal nomor 17
Ion-ion bermuatan negatif ganda (O2-) dan ion-ion litium bermuatan positif tunggal
Li+ bergerak pada kelajuan yang sama dan dalam arah yang sama yang tegak lurus
terhadap suatu medan magnetik homogen. Massa atom relatif untuk oksigen dan
litium masing-masing adalah 16 dan 7. Nilai perbandingan jari-jari orbit O2-/jari-jari
orbit Li+ adalah ....
A. 16 : 7
B. 8 : 7
C. 2 : 1
D. 7 : 8
E. 7 : 16 Kunci jawaban: "B"
pembahasan soal nomor 17:
Berdasarkan soal dapat diketahui
qO = 2
qLi = 1
MrO = 16
MrL = 7
Dimana
Massa atom relatif (Mr) = massa atom rata-rata (m) / (1/12 x massa atom C-12 (u))
Mr = m0/u
Sehingga
mO = MrO . u mO = 16u
mLi = MrLi . u mLi = 7u
Untuk menentukan perbandingan jari-jari orbit O2- dan Li+ maka dapat kita gunakan
persamaan seperti pada persamaan soal nomor 16
Berdasarkan persamaan tersebut, maka dapat diketahui “R” berbanding lurus dengan “m” “R” berbanding terbalik dengan “q”
Sehingga persamaan perbandingannya dapat ditulis
Jadi perbandingan jari-jarinya adalah 8 : 7
Soal nomor 18
Perhatikan gambar di bawah ini!
Sebuah batang logam bermassa m = 1 kg dan panjang L = 1m diletakkan pada suatu
rel logam yang terhubung dengan sumber arus konstan sehingga pada rangkaian
mengalir arus listrik sebesar I = 0,5 A. rangkaian tersebut berada pada daerah
bermedan magnetik seragam dengan besar B dan berarah seperti pada gambar. Jika
koefisien gesekan statis antara batang dengan rel adalah μs = 0,25 dan percepatan
gravitasi adalah g = 10 m/s2, maka nilai B maksimum agar batang tetap diam adalah
....
A. 1 T
B. 2 T
C. 3 T
D. 4 T
E. 5 T
Kunci jawaban: "E"
pembahasan soal nomor 18:
Agar batang tetap diam, maka besar gaya geseknya sama dengan besar gaya
magnetnya. Sehingga secara matematis dapat ditulis
Jadi besar medan magnetnya agar batang tetap diam adalah 5T
Soal nomor 19
Sebuah partikel bermuatan +2 x 10-7 C dan bermassa 4 x 10-4 kg bergerak dengan
percepatan 3,2 m/s2 yang berada dalam medan magnet sebesar 8T. kecepatan partikel
adalah ....
A. 400 m/s tegak lurus medan magnet
B. 400 m/s membentuk sudut 300 terhadap medan magnet
C. 800 m/s sejajar dengan medan magnet
D. 800 m/s membentuk sudut 300 terhadap medan magnet
E. 800 m/s tegak lurus medan magnet Kunci jawaban: "E"
pembahasan soal nomor 19:
Berdasarkan soal dapat diketahui
q = +2 x 10-7 C
m = 4 x 10-4 kg
a = 3,2 kg
B = 8T
Untuk menentukan kecepatan benda, dapat digunakan persamaan berikut
F = Bqv sin θ (asumsikan θ = 900)
ma = Bqv sin θ
4 x 10-4 . 3,2 = 8 . 2 x 10-7 v . 1
2 x 103. 0,4 = v
800 m/s = v
Kecepatan 800 m/s ini merupakan kecepatan maksimal yang dimiliki partikel karena
nilai sinusnya maksimal (θ = 900) atau saat kecepatan tegak lurus terhadap medan
magnet. Pada pilihan jawaban yang tersedia jika digunakan sudut 300, maka
kecepatannya akan bernilai 1600 m/s (tidak sesuai dengan pilihan yang tersedia)
Soal Esai
Soal nomor 1
Dua kawat lurus panjang dan sejajar masing-masing dialiri arus listrik 4 A dan 10 A
dengan arah yang berlawanan. Kedua kawat terpisah sejauh 12 cm. tentukan besar
induksi magnetik pada suatu titik di tengah-tengah garis hubung antara kedua kawat
tersebut !
pembahasan soal nomor 1:
Soal di atas dapat diilustrasikan sebagai berikut
Berdasarkan gambar di atas, medan magnet yang mempengaruhi titik P (di tengah-
tengah) berasal dari kawat 1 (B1) dan kawat 2 (B2) sama-sama masuk bidang, sehingga
total medan magnetnya dapat ditentukan dengan persamaan
Jadi medan magnet di titik P karena kedua kawat berarus besarnya 4,67 x 10-5T
Soal nomor 2
Seutas kawat lurus dilengkungkan membentuk garis-garis yang berarah radial dan
busur-busur lingkaran yang berpusat di titik P, seperti ditunjukkan pada gambar
berikut!
Tentukan besar dan arah induksi magnetik B di P!
pembahasan soal nomor 2:
Induksi magnetik di titik P dipengaruhi oleh dua busur 1/6 lingkaran (karena
membentuk sudut 600) tersebut yang arahnya dapat digambarkan sebagai berikut
Karena arah medan magnetnya berlawanan, maka induksi magnetik di titik P secara
matematis dapat ditulis
Soal nomor 3
Gambar di bawah menunjukkan tiga buah kawat sejajar yang dialiri arus listrik.
Tentukan besar dan arah gaya magnetik per satuan panjang pada kawat yang terletak:
a) di kiri
b) di tengah
c) di kanan
pembahasan soal nomor 3:
untuk mengetahui besar dan arah gaya magnetik per satuan panjang pada masing-
masing kawat pertama-tama kita harus mengetahui arah gaya magnetiknya sebagai
akibat adanya medan magnet dari kawat-kawat yang lain. Kemudian baru ditentukan
resultan vektornya.
a) kawat sebelah kiri
arah medan magnet dan gaya magnet pada kawat sebelah kiri karena kedua kawat
lainnya dapat digambarkan sebagai berikut
Karena arah gaya F12 dan F13 searah, maka resultan gaya magnet persatuan panjang
pada kawat sebelah kiri dapat ditentukan dengan cara
Jadi gaya magnet persatuan panjang pada kawat sebelah kiri adalah 3,1 x 10-5 N/m
b) kawat tengah
arah medan magnet dan gaya magnet pada kawat tengah karena kedua kawat lainnya
dapat digambarkan sebagai berikut
Karena arah gaya F21 dan F23 berlawanan arah, maka resultan gaya magnet persatuan
panjang pada kawat sebelah kiri dapat ditentukan dengan cara
Jadi gaya magnet persatuan panjang pada kawat tengah adalah 6,7 x 10-4 N/m
c) kawat yang kanan
arah medan magnet dan gaya magnet pada kawat sebelah kanan karena kedua kawat
lainnya dapat digambarkan sebagai berikut
Karena arah gaya F31 dan F32
searah, maka resultan gaya magnet persatuan panjang
pada kawat sebelah kiri dapat ditentukan dengan cara
Jadi gaya magnet persatuan panjang pada kawat sebelah kanan adalah 3,7 x 10-5 N/m
Soal nomor 4
Pada gambar di samping terlukis bahwa kawat pq yang panjang dan lurus dilalui arus
listrik sebesar I1 = 12 A dan kawat persegi panjang abcd dilalui arus I2 = 6 A. tentukan
besar dan arah gaya yang dialami kawat persegi panjang abcd (nyatakan dalam
mikronewton)
pembahasan soal nomor 4:
Arah gaya magnetik pada kawat persegi panjang abcd karena kawat lurus panjang pq
dapat digambarkan sebagai berikut
Perhatikan Fab dan Fcd memiliki besar yang sama karena jaraknya sama dari kawat
lurus pq akan tetapi arahnya berlawanan, jadi kedua gaya ini akan saling meniadakan.
Jadi resultan gaya persatuan panjang pada kawat persegi panjang abcd hanya
ditentukan dari Fbc dan Fda secara matematis dapat ditulis.
Jadi gaya magnetik pada kawat abcd sebesar 259,2 μN
Soal nomor 5
Sebuah partikel bermuatan 3μC, bergerak melintas tegak lurus daerah medan
magnetik B dengan momentum 6 x 10-11 kg m/s. jika jari-jari lintasan 20 cm, tentukan
besar B.
pembahasan soal nomor 5:
Berdasarkan soal dapat diketahui
q = 3μC = 3 x 10-6 C
p = 6 x 10-11 kg m/s
R = 20 cm = 2 x 10-1 m
Untuk menentukan nilai medan magnetnya kita dapat menggunakan persamaan